Ramadhan Sebentar Lagi
مَنْ فَرِحَ بِدُخُوْلِ رَمَضَانَ حَرَّمَ اللهُ جَسَدَهُ عَلَى النِّيْرَانِ
"Barangsiapa berbahagia dengan datangnya bulan Ramadhan, Alloh akan mengharamkan jasadnya dari siksaan api neraka (Hadits)"
Ramadhan tahun ini tidak lama lagi akan segera datang menyambangi seluruh umat manusia di dunia. Persiapan bagi umat muslim dalam menyambut datangnya bulan ini biasanya dilakukan jauh-jauh hari bahkan beberapa bulan sebelumnya. Di Indonesia khususnya pulau Jawa, masyarakat muslim melakukan kegiatan ziarah para wali dan leluhur. Lalu lintas di jalan mulai nampak ramai lalu lalang orang yang bermaksud berbelanja kebutuhan Ramadhan.
Dalam hadits di atas, terkandung salah satu keistimewaan bulan Ramadhan dari segi bulan itu sendiri. Betapa hanya bermodal rasa suka, senang, bahagia atas kedatangan bulan Ramadhan, Alloh akan mengharamkan jasadnya dari siksa api neraka. Begitu mulia dan agung status bulan ini bagi para pecintanya. Namun tentu saja rasa suka, bahagia tersebut bukan serta merta kebahagiaan tanpa alasan atau dengan alasan yang tidak terkait dengan konsep bulan Ramadhan.
Tidak dipungkiri, bulan Ramadhan bukan hanya membahagiakan bagi kaum muslim saja. Non muslim pun turut berbahagia dengan banyaknya perilaku kaum muslim yang cenderung kondusif. Suasana kehidupan yang begitu damai dan tentram secara global berlaku ketika bulan Ramadhan. Namun kebahagiaan datangnya bulan Ramadhan dalam hadits tersebut tentunya hanya berlaku bagi kaum muslim saja.
Kebahagiaan atas datangnya bulan Ramadhan yang dimaksud adalah kebahagiaan atas satu bulan yang sangat istimewa dimana kesempatan besar peribadahan terbuka luas di bulan tersebut. Setiap ibadah sunnah akan dinilai seperti ibadah wajib. Ibadah wajib akan terhitung 70x lipat. Ibadah malam dan siang hari akan lebih diperhitungkan di bulan tersebut dibandingkan bulan yang lain. Apabila dikombinasikan peribadahan yang dilakukan, maka akan lebih bernilai tinggi lagi. Ketika berpuasa, nafasnya akan terhitung sebagai dzikr, bau mulut bernilai lebih harum dibandingkan minyak misk di hadapan Alloh, tidurnya akan bernilai ibadah.
Beberapa kebahagiaan lain terkait aktivitas dan kpola kehidupan sosial di bulan Ramadhan akan sangat terasa Begitu banyak kegiatan berbagi sedekah seperti takjil, buka bersama, tarawih keliling yang mengedepankan kebersamaan dan sosial yang tinggi. Begitu banyak kebahagiaan yang dapat dijalin dan diadakan di bulan Ramadhan nanti.
Comments
Post a Comment